Thursday, May 8, 2014

Bila Anak Bilang Dipukul Teman Sekolah Coba Cara Ini

Kesibukan kedua orang tua terkadang menyepelekan laporan anak tentang apa yang dialaminya ketika berada di lingkungan sekolah. Orang tua percaya begitu saja ketika anaknya melakukan rutinitasnya di sekolah dan merasa yakin bahwa keamanannya selalu terjaga.

Karena hal inilah saat ini banyak terjadi kasus-kasus yang merugikan bagi anak-anak baik kerugian berupa fisik, psikologi dan sebagainya.

Khusus menangani masalah yang berhubungan dengan laporan anak yang menjelaskan bahwa ia dipukul teman sekelasnya atau teman satu sekolah, maka hendaknya orang tua segera menindaklanjuti dengan mendengar secara serius apa yang diutarakan oleh si anak.

Dunia anak adalah dunia bermain dan ketika bermain inilah mereka tidak tahu bila yang dilakukannya adalah sesuatu yang salah atau berbahaya. Satu kasus sebagai contoh seorang anak perempuan pelajar sekolah dasar kelas 3 melaporkan bahwa ketika bermain-main di jam istirahat sekolah, teman-teman satu kelas bercanda dan sampai terjadi teman-teman lelaki menjambak atau memukulinya. Ini terjadi berulang kali.

Si anak melapor kepada orang tuanya, sekali... dua kali....dan akhirnya ketika si orang tua menyadari bahwa terdapat bekas penganiayaan pada anaknya maka si orang tua mulai melakukan tindakan yang diyakininya dapat menyelesaikan masalah ini.

Melapor pada guru tentang hal ini memang hal yang tepat namun terkadang tidak berpengaruh baik. Dan bila orang tua sudah tidak tahu lagi apa yang harus dilakukannya untuk melindungi keselamatan anaknya ketika berada dalam lingkungan sekolah maka coba cara ini.

Dengar keluhan anak, apa yang ia alaminya lalu tanyakan siapa saja yang telah melakukan atau nama anak-anak yang menakalinya. Setelah itu ketika sekolah cobalah orang tua ikut serta dan pada jam istirahat panggillah nama anak-anak yang nakal tersebut ke kelas lalu memperkenalkan diri bahwa ia adalah ibu atau bapak dari siswa yang telah dinakalinya itu dan takut-takuti mereka bila mereka melakukan hal itu lagi maka mereka akan..... ceritakan hal-hal yang masuk akan anak kecil yang membuat mereka takut.

Bila cara ini sudah dilakukan, pantaulah hari-hari berikutnya. Semoga kenakalan yang berbentuk kekerasan fisik tidak terjadi lagi.

No comments:

Post a Comment